Showing posts with label Asrul Sani. Show all posts
Showing posts with label Asrul Sani. Show all posts

Saturday, March 14, 2015

Asrul Sani

Lahir 10 Juni 1926 di Rao, Sumatera Barat. Tamat Fakultas Kedokteran Hewan IPB, 1955. Ia pun pernah belajar dramaturgi dan sinematografi di University of Southern California, Amerika Serikat, 1955-1957. Salah seorang pendiri Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI), Jakarta. Pernah menjadi anggota dan salah seorang ketua Dewan Kesenian Jakarta. Dia termasuk 10 anggota seumur hidup Akademi Jakarta.

Sejak 1966 menjadi anggota DPR/MPR sebagai wakil NU lalu Partai Persatuan pembangunan, dia pun pernah lama duduk di Badan Sensor Film dan berulang kali menjadi juri festifal film di pelbagai negara. Di bidang pers, kariernya pun panjang. Pernah di Suara Bogor, Gema Suasana, Zenith, ”Gelanggang” pada Siasat, memimpin majalah Abad Muslimin, dan kolumnis Harian Kami.Asrul Sani adalah penyair, eseis, cerpenis, penerjemah, pengarang lakon, pengarang skenario film, sutradara lakon, dan sutradara film.

Sejumlah karyanya sudah disalin ke dalam pelbagai bahasa asing: Inggris, Belanda, Jerman, dan Jepang.

Bukunya yang sudah terbit: Tiga Menguak Takdir, antologi puisi bersama Chairil Anwar dan Rivai Apin (1950); Dari Suatu Masa dari Suatu Tempat, kumpulan cerita pendek (1972); Mantera, kumpulan puisi (1975). Sebuah eseinya ada dalam Sejumlah Masalah Sastra susunan Satyagraha Hoerip (1982).

Sekitar 20 skenerio film dia tulis dan10 judul film dia sutradarai, antara lain: Lewat Jam Malam, Titian Serambut Dibelah Tujuh, Tauhid, Salah Asuhan, Pagar Kawat Berduri, Jembatan Merah, Bulan di Atas Kuburan, dan Apa yang Kau Cari, Palupi memenangkan Hadiah I Festival Film Asia 1970 di Jakarta.

Asrul Sani dikenal sebagai salah seorang tokoh Angkatan ’45 dalam sastra Indonesia.

Karya

Sastra

 
·         Tiga Menguak Takdir (kumpulan sajak bersama Chairil Anwar dan Rivai Avin, 1950)
·         Dari Suatu Masa dari Suatu Tempat (kumpulan cerpen, 1972)
·         Mantera (kumpulan sajak, 1975)
·         Mahkamah (drama, 1988)
·         Jenderal Nagabonar (skenario film, 1988)
·         Surat-Surat Kepercayaan (kumpulan esai, 1997)

Film


·         Titian Serambut Dibelah Tudjuh, 1959
·         Pagar Kawat Berduri (1963)
·         Apa Jang Kau Tjari, Palupi? (1970)
·         Salah Asuhan (1974)
·         Bulan di Atas Kuburan (1976)
·         Kemelut Hidup (1978)
·         Di Bawah Lindungan Ka'bah (1981)

Sumber



Monday, June 9, 2014

Surat Dari Ibu

Pergi ke dunia luas, anakku sayang

pergi ke hidup bebas !

Selama angin masih angin buritan

dan matahari pagi menyinar daun-daunan

dalam rimba dan padang hijau.

Pergi ke laut lepas, anakku sayang

pergi ke alam bebas !

Selama hari belum petang

dan warna senja belum kemerah-merahan

menutup pintu waktu lampau.

Jika bayang telah pudar

dan elang laut pulang kesarang

angin bertiup ke benua

Tiang-tiang akan kering sendiri

dan nakhoda sudah tahu pedoman

boleh engkau datang padaku !

Kembali pulang, anakku sayang

kembali ke balik malam !

Jika kapalmu telah rapat ke tepi

Kita akan bercerita

“Tentang cinta dan hidupmu pagi hari.”


Karya : Asrul Sani