Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Kumpulan Puisi Penantian

Rasa Yang Terpendam

Chairil Anwar

Latest Updates

Sabtu, 19 April 2014

Posted by Dwiki Syahputra On 4/19/2014 08:12:00 PM

Cintaku jauh di pulau

Gadis manis, sekarang iseng sendiri


Perahu melancar, bulan memancar

di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar

angin membantu, laut terang, tapi terasa

aku tidak ‘kan sampai padanya


Di air yang tenang, di angin mendayu

di perasaan penghabisan segala melaju

Ajal bertakhta, sambil berkata:

“Tujukan perahu ke pangkuanku saja.”


Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!

Perahu yang bersama ‘kan merapuh

Mengapa Ajal memanggil dulu

Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!


Manisku jauh di pulau,

kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri

Posted by Dwiki Syahputra On 4/19/2014 08:10:00 PM

Ini kali tidak ada yang mencari cinta

di antara gudang, rumah tua, pada cerita

tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut

menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut


Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang

menyinggung muram, desir hari lari berenang

menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak

dan kini tanah dan air tidur hilang ombak


Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan

menyisir semenanjung, masih pengap harap

sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan

dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap.

Jumat, 18 April 2014

Posted by Dwiki Syahputra On 4/18/2014 11:41:00 PM

Aku kira

Beginilah nanti jadinya

Kau kawin, beranak dan berbahagia

Sedang aku mengembara serupa Ahasveros


Dikutuk-sumpahi Eros

Aku merangkaki dinding buta

Tak satu juga pintu terbuka


Jadi baik juga kita padami

Unggunan api ini

Karena kau tidak ‘kan apa-apa

Aku terpanggang tinggal rangka

Aku

Posted by Dwiki Syahputra On 4/18/2014 11:34:00 PM

Kalau sampai waktuku

‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu

Tidak juga kau


Tak perlu sedu sedan itu


Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang


Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang


Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih peri


Dan akan akan lebih tidak perduli


Aku mau hidup seribu tahun lagi

Kamis, 17 April 2014

Posted by Dwiki Syahputra On 4/17/2014 06:06:00 PM

Kain sehalus kain sutra

Bulu selembut bulu domba

Takkan bisa gantikan belaianmu

Belaian yang dapat membuat hatiku terpanah


Kuingat saat pertama kau membelaiku

Penuh dengan rasa cinta dan kasih

Ingin rasanya ku hentikan waktu

Tapi sayang ku tak bisa lakukan itu

Kini belaianmu pun hilang ditelan ombak

Munculnya seorang pria yang menusukku dari belakang

Sesosok manusia yang berhati busuk

Membunuh teman yang pernah membantunya


Kini diriku bagaikan kertas yang ditiup angin

Tak tahu apa yang harus kulakukan

Dan tak tahu apa yang harus kukatakan

Tapi kuharap temanku bisa menyadari kesalahannya

Karna seorang teman takkan pernah menyakiti teman sendiri


Posted by Dwiki Syahputra On 4/17/2014 06:03:00 PM

Lelah ku menunggu

Lemah ku mencumbu

Letih ku merindu

Hadirnya seorang kekasih yang ditunggu


Bersabar dalam kurung kerinduan

Menitih hari demi hari untuk penantian

Hari penantian yang sangat dinantikan

Datangnya seorang kekasih yang kurindukan


Dan kusadari bahwa dirimu

Yang dulu slalu menemaniku

Dan menyayangiku di setiap waktu

Kini semuanya pun lenyap di telan waktu


Posted by Dwiki Syahputra On 4/17/2014 02:25:00 AM

Indah kenangan dulu perkara

Asmara meranda saat jumpa

Isi hati berbunga-bunga 

Ketika kekasih datang berjumpa


Banyak rasa yang terpendam

Rasa kangen, dan rindu yang sangat dalam

Semua rasa yang saat ini ku genggam

Menghapuskan lara yang sangat mendalam


Waktu seperti cepat berlalu

Tak terasa dirimu telah kembali menyapaku

Melambaikan tangan tuk mengucapkan sesuatu

Selamat tinggal duhai kekasihku

Posted by Dwiki Syahputra On 4/17/2014 02:24:00 AM

Lelehan besi yang terkena bara api

Tancapan tanduk penuh duri

Berlebur menjadi satu dalam diri

Merasuk ke dalam hati

Yang menusuk jiwa ini


Tergoreskan sakit yang mendalam

Karna ulah dirimu yang bengal

Yang takkan pernah hilang yakni kekal


Rembulan yang dulu slalu kurindukan

Kini hanya menjadi sebuah kenangan

Karna cinta yang slama ini kupercaya

Sekejap meninggalkanku dan kembali hanya sebagai noda

Selasa, 15 April 2014

Posted by Dwiki Syahputra On 4/15/2014 04:28:00 PM

Seberkas cahaya yang membuatku

Melupakan semua peristiwa yang berlalu

Kilat menyambar terdengar bergumam

Ketika ku teringat sesosok wajah yang terpendam


Langit pun menutup sinarnya

Awan pun menjadi hitam tak bertua

Dan pelangi tak menampakkan wujudnya

Ketikaku teringat kembali wajahnya


Tertundukku dalam lesu

Karna ku sedang memikirkan dirimu

Terdiamku dalam hening

Ketika ku ingat kembali kisah antara aku dengan dirimu


Posted by Dwiki Syahputra On 4/15/2014 04:26:00 PM

Ku rindukan sesosok wajah dalam hening

Wajah yang menawan

Yang penuh dengan cahaya dalam kegelapan

Yang dapat membuat semua pria mabuk kepayang


Mata indah yang penuh dengan cahaya mempesona

Senyum manis yang tak habis-habisnya menyapa

Dan hati penuh cinta yang dapat

Membuat semua pria besar kepala


Ketulusan cinta yang membuat kesempurnaan

Kejujuran cinta yang membuat kesetiaan

Kasih penuh cinta yang membuat kenyamanan dan

Kecupanlah yang membuatku terbayang